Rumah Manajemen hotel Pendidikan orangtua-anak Sintesis berita Bisnis Teknologi Mobil hidup Pakaian fashion Kehidupan Peristiwa game Hiburan Perumahan Brigade Budaya Kesehatan Makanan Keuangan Cerdas Olahraga Pendidikan

Profil Brigjen Brigjen Muhammad Nas, Kapuspen TNI Baru yang Merupakan Ahli Intelijen

2026-06-09 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Posisi Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI kini ditempati oleh nama baru, yakni Brigjen Muhammad Nas yang menggantikan Mayjen Aulia Dwi Nasrullah.

Proses serah terima jabatan Kapuspen TNI oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dilaksanakan di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026).

“Serah terima jabatan di lingkungan TNI merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan personel guna menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas,” bunyi keterangan Puspen TNI, dikutip Jumat (22/5/2026).

Regenerasi kepemimpinan ini diharapkan setiap satuan mampu beradaptasi dengan dinamika tugas dan tantangan strategis yang terus berkembang.

Profil Brigjen Muhammad Nas

Muhammad Nas lahir di Nagari Gadut, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada 8 Juni 1975. Perwira tinggi TNI tersebut merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) pada 1998.

Sepanjang kariernya, Muhammad Nas dikenal memiliki pengalaman panjang di Korps Infanteri dengan kompetensi di bidang intelijen militer.

Sebelum dipercaya menjabat Kapuspen TNI, Muhammad Nas mengemban tugas sebagai Asisten Intelijen Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Asintel Kaskostrad) sejak Maret 2025.

Berikut riwayat karier Brigjen TNI muhammad Nas:

Komandan Kodim (Dandim) 0824/Jember (2016)

Komandan Kodim (Dandim) 0101/Kota Banda Aceh (2021-2022)

Asintel Kasdam II/Sriwijaya

Paban Utama A-2 Direktorat A Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI (2025)

Asintel Kaskostrad (2025-2026)

Kapuspen TNI (Mei 2026-sekarang).

Nama Muhammad Nas sempat viral di media sosial, ketika ia menanggapi aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Markas Komando (Mako) Brimob pada Agustus 2025.

Di tengah situasi yang memanas, ia memilih mengedepankan pendekatan dialogis dibanding tindakan represif.

Pendekatan Brigjen Muhammad Nas saat itu berhasil meredakan ketegangan antara massa aksi dan aparat keamanan pada Agustus 2025.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
© Hak Cipta 2009-2020 Jaringan Jurnal Indonesia      Hubungi kami   SiteMap